Jumat, 16 Oktober 2015

Inilah Sumbangsih Kantor Pos bagi Nusa dan Bangsa

Ada lima angka (digit) yang bisa mempresentasikan sebuah alamat atau wilayah di seluruh pelosok Indonesia. Namanya kodepos. Namanya saja kodepos, awal mulanya memang diperuntukkan buat keperluan kiriman pos. Kita pasti mengenal dan pernah mendengar Depok. Memang yang paling familier Depok adalah nama wilayah yang berada di pinggiran Jakarta, sebagai  salah satu kota satelitnya Jakarta. Jangan salah, ternyata Depok ada juga di Yogjakarta. Tepatnya nama sebuah kecamatan di Kabupaten Sleman Yogjakarta. Orang Jakarta juga pasti mengenal daerah yang namanya Manggarai.
Daerah ini sangat populer karena menjadi pusat lintasan komuter, yaitu kereta api yang sangat akrab bagi penduduk kota Jakarta. Ternyata  Manggarai ada juga di Nusa Tenggara Timur, yaitu nama sebuah kabupaten di propinsi tersebut. Manggarai ada di Jakarta, ada pula di Nusa Tenggara Timur. Nama hampir mirip bahkan sama namun letaknya sangat berjauhan. Dan masih banyak lagi nama-nama daerah atau wilayah yang sama di negara ini. Bisa puluhan bahkan ratusan.
Salah satu upaya agar tidak terjadi salah kirim, salah salur bahkan salah penyerahan kiriman pos yang beralamat daerah yang mirip atau sama maka diperlukan sebuah kode tertentu. Yaitu kode yang bisa menunjukkan presisi tempat wilayah tersebut. Disinilah kemudian perlunya Kodepos.
Manfaat kodepos lainnya adalah untuk memudahkan proses penyaluran kirimanpos. Di negara-negara yang sudah maju, dimana proses penyaluran kiriman pos nya sudah menggunakan teknologi dan mekanisasi,  dalam mensortir dan memproses kiriman menggunakan mesin. Dan mesin hanya membaca angka kodepos. Di negara maju penggunaan kodepos menjadi sebuah kewajiban. Jika tidak menggunakan kodepos maka kiriman tidak dapat diproses lebih lanjut. Atau diproses tapi menggunakan sistem manual yang tentu saja dapat memperlambat sampainya kiriman tersebut. Akhirnya kodepos menjadi kebutuhan, lebih dari sekedar kewajiban.

Kodepos Indonesia mulai diperkenalkan kepada masyarakat pada tanggal 27 September 1983 bertepatan dengan Hari Bakti Postel, dan secara resmi diberlakukan sejak 1 Agustus 1985.
Tatacara penulisan kodepos pada kiriman pos:
  1. Nomor kodepos selalu ditulis di belakang nama kota. Contoh:
    Dadang Hermawan
    Jalan Muararajeun Baru I nomor 12
    Bandung 40122
  2. Di belakang nomor kodepos tidak perlu tulisan apapun, seperti; nama propinsi, kabupaten, pulau dan sebagainya.
  3. Untuk penulisan alamat ke luar negeri, cukup ditambah tulisan “INDONESIA” sesudah nomor kodepos.
    Dadang Hermawan
    Jalan Muararajeun Baru I nomor 12
    Bandung 40122
    Indonesia
Kodepos berfungsi sebagai petunjuk alamat (dicantumkan pada akhir penulisan alamat) untuk mempermudah proses penyampaian kiriman dan dapat juga dipergunakan oleh pihak lain sesuai dengan kepentingan, bersifat dinamis, dan dikembangkan sesuai dengan kebutuhan.
Kodepos Indonesia terdiri dari lima angka (digit), merupakan penomoran suatu tempat atau alamat.

Arti Kodepos

Selanjutnya sebagaimana diatur dalam Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 38 tahun 2009 tentang Pos, permasalahan kodepos menjadi peran dan tanggung jawab Pemerintah. Pada pasal 25 Undang-Undang tersebut dinyatakan “Pemerintah menyusun dan mengembangkan sistem Kodepos wilayah layanan Pos Negara Kesatuan Republik Indonesia”
Seluruh wilayah dalam Negara Kesatuan Republik Indonesia dapat digitalisasi oleh kodepos. Apabila dikembangkan manfaat kodepos ini sungguh luar biasa, diluar kepentingan kiriman pos itu sendiri. Kodepos bisa dimanfaatkan oleh negara untuk berbagai program pemerintah bahkan bisa dipergunakan untuk keperluan pertahanan dan keamanan. Sayangnya kodepos belum benar-benar dimanfaatkan oleh pemerintah. Bahkan sosialisasinya pun masih sangat minim. Jika dapat dioptimalkan manfaat kodepos maka kodepos menjadi sumbangsih luar biasa Kantor Pos bagi bangsa dan negara.


Saat ini yang sudah memanfaatkan kodepos adalah Pertamina. Jikalau kita lihat di setiap papan identitas setiap stasiun pengisian BBM (SPBU) milik Pertamina disana akan ada nomor kodepos yang menjadi salah satu unsur nomor SPBU tersebut.
Nomor SPBU menggunakan nomor kodepos
Untuk melihat kodepos wilayah silahkan kunjungi http://kodepos.posindonesia.co.id

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Kenapa Pos Indonesia Punya Banyak Channel YouTube? Inilah jawabannya...

Sekarang mari kita bahas tiga channel Youtube milik Pos Indonesia yaitu channel Pos Indonesia, Pos Indonesia The Story dan Pos Aja Official....

POPULER